79 Perintah, Larangan, dan Prinsip Allah dalam Al-Qur’an
Perintah dan Larangan Allah dalam Al-Qur’an serta Prinsip Kehidupan Islam
Al-Qur’an diturunkan sebagai
petunjuk hidup bagi manusia. Di dalamnya terdapat perintah yang harus
dilaksanakan, larangan yang harus dijauhi, serta prinsip-prinsip dasar yang
menjadi landasan kehidupan seorang Muslim.
Perintah dan larangan Allah
bukanlah beban, melainkan bentuk kasih sayang-Nya agar manusia hidup terarah,
adil, dan bermartabat. Sementara itu, prinsip-prinsip yang ditetapkan Allah
dalam Al-Qur’an menjadi fondasi akidah, hukum, dan akhlak dalam Islam.
Artikel ini menyajikan daftar perintah, larangan, dan prinsip Allah dalam Al-Qur’an yang disusun secara tematis sebagai rujukan dasar bagi kaum Muslimin.
Untuk mengetahui teks ayat, terjemahan dan penjelasan secara lebih rinci sesuai tema, silahkan KLIK JUDUL TEMA yang bersangkutan.
79 PERINTAH,
LARANGAN, DAN PRINSIP ALLAH DALAM AL-QUR’AN
I. PERINTAH-PERINTAH ALLAH DALAM AL-QUR’AN
A.
Perintah dalam Akidah dan Keimanan
- Bertauhid dan menyembah Allah semata
(QS. Al-Ikhlash [112]: 1–4) - Beriman
kepada para nabi dan rasul
(QS. Al-Baqarah [2]: 285) - Merenungkan penciptaan langit dan bumi
(QS. Ali ‘Imran [3]: 191) - Memohon ampun kepada Allah
(QS. Al-Muzzammil [73]: 20)
B.
Perintah dalam Akhlak dan Kehidupan Pribadi
- Berbakti kepada kedua orang tua
(QS. Al-Isra’ [17]: 23) - Menahan marah
(QS. Ali ‘Imran [3]: 134) - Memaafkan kesalahan orang lain
(QS. Al-A‘raf [7]: 199) - Berbicara
dengan lemah lembut dan sopan
(QS. Thaha [20]: 44) - Merendahkan
suara
(QS. Luqman [31]: 19) - Menjaga kesucian diri
(QS. At-Taubah [9]: 108) - Makan dan minum secukupnya
(QS. Al-A‘raf [7]: 31) - Memakai pakaian yang pantas ketika shalat
(QS. Al-A‘raf [7]: 31) - Berjalan di muka bumi dengan rendah hati
(QS. Al-Furqan [25]: 63) - Menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak bermanfaat
(QS. Al-Mu’minun [23]: 3) - Membalas kejahatan dengan kebaikan
(QS. Fushshilat [41]: 34) - Berbuat baik dan mencegah kemungkaran
(QS. Luqman [31]: 17)
C.
Perintah dalam Muamalah dan Sosial
- Berlaku adil terhadap semua orang
(QS. An-Nisa’ [4]: 58; QS. An-Nisa’ [4]: 135; QS. Al-Ma’idah [5]: 8) - Menjaga amanah dan kepercayaan
(QS. Al-Baqarah [2]: 283) - Mencatat hutang-piutang
(QS. Al-Baqarah [2]: 282) - Memberi tenggang waktu bagi orang yang kesulitan membayar hutang
(QS. Al-Baqarah [2]: 280) - Memberi makan orang miskin
(QS. Al-Ma‘un [107]: 3) - Membantu
fakir miskin di jalan Allah
(QS. Al-Baqarah [2]: 273) - Menggunakan harta untuk kepentingan sosial
(QS. Al-Hadid [57]: 7) - Melindungi dan menyantuni anak yatim
(QS. Al-Baqarah [2]: 220) - Menghormati
tamu
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 24) - Mendamaikan orang yang berselisih
(QS. Al-Hujurat [49]: 9) - Bermusyawarah
dalam urusan bersama
(QS. Asy-Syura [42]: 38) - Bekerja
sama dalam kebaikan dan ketakwaan
(QS. Al-Ma’idah [5]: 2) - Memperlakukan
non-Muslim dengan adil dan baik
(QS. Al-Mumtahanah [60]: 8)
D.
Perintah dalam Keluarga, Hukum, dan Masyarakat
- Pembagian harta warisan kepada ahli waris
(QS. An-Nisa’ [4]: 7) - Wanita
memiliki hak waris
(QS. An-Nisa’ [4]: 7) - Seorang ibu menyusui anaknya selama dua tahun penuh
(QS. Al-Baqarah [2]: 233) - Menjaga kepemimpinan keluarga
(QS. An-Nisa’ [4]: 34) - Memilih pemimpin yang berilmu dan layak
(QS. Al-Baqarah [2]: 247) - Menyeru kebaikan dengan memberi teladan
(QS. Al-Baqarah [2]: 44) - Memerangi pihak yang memerangi kaum Muslimin
(QS. Al-Baqarah [2]: 190) - Menjaga etika dalam peperangan
(QS. Al-Baqarah [2]: 191) - Melindungi orang yang meminta perlindungan
(QS. At-Taubah [9]: 6)
II. LARANGAN-LARANGAN ALLAH DALAM AL-QUR’AN
- Larangan
berprasangka buruk
(QS. Al-Hujurat [49]: 12) - Larangan mendekati zina
(QS. Al-Isra’ [17]: 32) - Larangan bersikap sombong dan congkak
(QS. Al-A‘raf [7]: 13; QS. Luqman [31]: 18) - Larangan
berkata kasar
(QS. Ali ‘Imran [3]: 159) - Larangan
mengejek dan merendahkan orang lain
(QS. Al-Hujurat [49]: 11) - Larangan berkata tidak sopan kepada orang tua
(QS. Al-Isra’ [17]: 23) - Larangan memakan riba
(QS. Al-Baqarah [2]: 275) - Larangan memakan harta secara batil dan korupsi
(QS. Al-Baqarah [2]: 188) - Larangan melanggar janji
(QS. Al-Baqarah [2]: 177) - Larangan mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan
(QS. Al-Baqarah [2]: 42) - Larangan memakan harta anak yatim
(QS. An-Nisa’ [4]: 10) - Larangan boros dan berlebih-lebihan
(QS. An-Nisa’ [4]: 29; QS. Al-Isra’ [17]: 29) - Larangan memfitnah dan berdusta
(QS. Al-Baqarah [2]: 283; QS. Al-Hujurat [49]: 12) - Larangan menyebut-nyebut sedekah
(QS. Al-Baqarah [2]: 264) - Larangan berbuat kerusakan di bumi
(QS. Al-Baqarah [2]: 60) - Larangan menghalangi orang ke masjid
(QS. Al-Baqarah [2]: 114) - Larangan lari dari medan perang
(QS. Al-Anfal [8]: 15) - Larangan memaksa orang masuk Islam
(QS. Al-Baqarah [2]: 256) - Larangan melakukan hubungan intim saat haid
(QS. Al-Baqarah [2]: 222) - Larangan menikahi mahram
(QS. An-Nisa’ [4]: 23) - Larangan kikir dan iri hati
(QS. An-Nisa’ [4]: 37; QS. An-Nisa’ [4]: 54) - Larangan saling membunuh
(QS. An-Nisa’ [4]: 92) - Larangan bekerja sama dalam dosa
(QS. Al-Ma’idah [5]: 2) - Larangan memakan bangkai, darah, dan daging babi
(QS. Al-Ma’idah [5]: 3) - Larangan khamar dan judi
(QS. Al-Ma’idah [5]: 90) - Larangan menghina agama lain
(QS. Al-An‘am [6]: 108) - Larangan mengurangi timbangan
(QS. Al-An‘am [6]: 152) - Larangan membunuh anak karena takut miskin
(QS. Al-Isra’ [17]: 31) - Larangan
mengikuti sesuatu tanpa ilmu
(QS. Al-Isra’ [17]: 36) - Larangan masuk rumah tanpa izin
(QS. An-Nur [24]: 27) - Larangan putus asa dari rahmat Allah
(QS. Yusuf [12]: 87; QS. Az-Zumar [39]: 53) - Larangan homoseksual
(QS. Al-‘Ankabut [29]: 29) - Larangan menghardik orang yang meminta
(QS. Adh-Dhuha [93]: 10)
III. PRINSIP DAN KETETAPAN ALLAH DALAM AL-QUR’AN
- Mayoritas manusia bukan ukuran kebenaran
(QS. Al-An‘am [6]: 116) - Setiap
manusia menanggung dosanya sendiri
(QS. Al-Isra’ [17]: 15) - Laki-laki dan perempuan mendapat balasan sesuai amalnya
(QS. Ali ‘Imran [3]: 195) - Orang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa
(QS. Al-Hujurat [49]: 13) - Allah
meninggikan derajat orang-orang berilmu
(QS. Al-Mujadilah [58]: 11) - Tidak ada sistem kerahiban dalam Islam
(QS. Al-Hadid [57]: 27) - Allah menjanjikan balasan kebaikan bagi orang beriman
(QS. An-Nur [24]: 55) - Allah mengampuni dosa orang yang bertaubat
(QS. An-Nahl [16]: 119; QS. Az-Zumar [39]: 53)
Perintah, larangan, dan prinsip Allah dalam Al-Qur’an merupakan
satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam membimbing kehidupan manusia. Dengan
memahami dan mengamalkannya secara bertahap, seorang Muslim dapat menjalani
hidup dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan ketakwaan.
Semoga daftar ini menjadi pengingat dan rujukan awal untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
SILAHKAN
BACA JUGA:
25 Hadis
Qudsi Tematik (Teks Arab, Terjemahan Indonesia-Inggris dan Penjelasan). Silahkan
klik DI SINI
40 Hadis
Nabi Populer (Teks Arab, Terjemahan Indonesia-Inggris dan Penjelasan). Silahkan klik DI SINI
Daftar
Dalil Al Qur’an Tentang Berbagai Tema. Silahkan klik DI SINI
Daftar Dalil Hadis Tentang Berbagai Tema. Silahkan klik DI SINI
