Larangan Bersikap Sombong dan Congkak dalam Al-Qur’an
Larangan Bersikap Sombong dan Congkak dalam Al-Qur’an
QS. Al-A‘rāf (7) : 13; QS. Luqmān
(31) : 18
Teks Ayat QS. Al-A‘rāf : 13
قَالَ فَٱهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَن تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَٱخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ ٱلصَّٰغِرِينَ ﴿١٣﴾Terjemah Bahasa Indonesia
“Allah
berfirman, ‘Maka turunlah kamu dari surga; karena tidak sepatutnya kamu
menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk
orang-orang yang hina.’” (QS. Al-A‘rāf : 13)
Teks Ayat QS. Luqmān : 18
وَلَا
تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ ٱللَّهَ
لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍۢ فَخُورٍۢ ﴿١٨﴾
Terjemah
Bahasa Indonesia
“Dan janganlah kamu memalingkan wajahmu dari manusia karena sombong, dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqmān : 18)
Penjelasan Singkat
Kedua ayat ini menegaskan bahwa kesombongan merupakan sifat tercela yang dibenci oleh Allah. Kisah dalam QS. Al-A‘rāf menunjukkan akibat buruk dari kesombongan, sementara QS. Luqmān memberikan nasihat praktis agar manusia bersikap rendah hati dalam pergaulan dan perilaku. Islam mengajarkan kerendahan hati sebagai akhlak mulia yang menjaga keharmonisan hubungan antarmanusia dan mendekatkan diri kepada Allah.