Berlaku Adil terhadap Semua Orang dalam Al-Qur’an
Berlaku Adil terhadap Semua Orang dalam Al-Qur’an
QS. An-Nisā’ (4) : 58; QS. An-Nisā’
(4) : 135; QS. Al-Mā’idah (5) : 8
Tema yang Dikandung Ayat
Perintah berlaku adil dalam setiap keadaan, baik terhadap diri sendiri, keluarga, maupun kepada orang lain, serta menjadikan keadilan sebagai prinsip utama dalam kehidupan.
Teks Arab Ayat QS. An-Nisā’ : 58
إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن
تُؤَدُّوا۟ ٱلْأَمَٰنَٰتِ إِلَىٰٓ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُم بَيْنَ ٱلنَّاسِ
أَن تَحْكُمُوا۟ بِٱلْعَدْلِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُم بِهِۦٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ
كَانَ سَمِيعًۢا بَصِيرًا ﴿٥٨﴾
Terjemah Bahasa Indonesia
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu
menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan
hukum di antara manusia, hendaklah kamu menetapkannya dengan adil. Sesungguhnya
Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha
Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. An-Nisā’ : 58)
Teks Arab Ayat QS. An-Nisā’ : 135
يَـٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُونُوا۟ قَوَّٰمِينَ بِٱلْقِسْطِ شُهَدَآءَ لِلَّهِ وَلَوْ
عَلَىٰٓ أَنفُسِكُمْ أَوِ ٱلْوَٰلِدَيْنِ وَٱلْأَقْرَبِينَ ۚ إِن يَكُنْ غَنِيًّا
أَوْ فَقِيرًۭا فَٱللَّهُ أَوْلَىٰ بِهِمَا ۖ فَلَا تَتَّبِعُوا۟ ٱلْهَوَىٰٓ أَن
تَعْدِلُوا۟ ۚ وَإِن تَلْوُۥٓا۟ أَوْ تُعْرِضُوا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِمَا
تَعْمَلُونَ خَبِيرًۭا ﴿١٣٥﴾
Terjemah Bahasa Indonesia
“Wahai orang-orang yang beriman,
jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, sekalipun terhadap
dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia kaya atau
miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti
hawa nafsu karena ingin menyimpang dari keadilan. Dan jika kamu memutarbalikkan
(kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui
segala apa yang kamu kerjakan.” (QS. An-Nisā’ : 135)
Teks Arab QS. Al-Mā’idah : 8
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟
كُونُوا۟ قَوَّٰمِينَ لِلَّهِ شُهَدَآءَ بِٱلْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ
شَنَـَٔانُ قَوْمٍ عَلَىٰٓ أَلَّا تَعْدِلُوا۟ ۚ ٱعْدِلُوا۟ هُوَ أَقْرَبُ
لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ
﴿٨﴾
Terjemah Bahasa Indonesia
“Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mā’idah : 8)
Penjelasan Singkat
Ayat-ayat ini menegaskan bahwa keadilan merupakan prinsip pokok dalam Islam yang wajib ditegakkan dalam segala keadaan. Seorang Muslim diperintahkan untuk berlaku adil tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi, hubungan keluarga, status sosial, atau rasa benci terhadap pihak lain. Keadilan dipandang sebagai sikap yang paling dekat kepada ketakwaan dan menjadi fondasi terciptanya kehidupan yang bermartabat dan harmonis.