25 Hadis Qudsi Pilihan Lengkap dengan Terjemah dan Penjelasan

25 Hadis Qudsi Pilihan: Pesan Ilahiy tentang Cinta, Rahmat, dan Kedekatan Allah

(Teks Arab, Terjemahan Indonesia - Inggris dan Penjelasan)

Dalam kehidupan seorang Muslim, ada kalanya hati membutuhkan nasihat yang bukan sekadar perintah dan larangan, tetapi sentuhan langsung yang menenangkan, menguatkan, dan menumbuhkan harapan. Hadis qudsi hadir sebagai jembatan ruhani antara hamba dan Tuhannya—berisi pesan ilahiy yang disampaikan melalui lisan Rasulullah , namun sarat dengan cinta, rahmat, dan kedekatan Allah kepada hamba-Nya.

Rangkaian hadis qudsi dan hadis bermakna ilahiy dalam artikel ini disusun sebagai bahan tadabbur, bukan sekadar bacaan. Setiap hadis dipilih untuk menguatkan iman, meluruskan prasangka, dan mengajak hati kembali bergantung sepenuhnya kepada Allah .

Hadis qudsi merupakan sabda Nabi Muhammad yang memiliki keistimewaan tersendiri. Ia adalah hadis yang maknanya berasal dari Allah , sementara lafaz atau redaksinya disampaikan oleh Rasulullah . Karena itu, hadis qudsi menempati posisi yang mulia: bukan ayat Al-Qur’an, namun mengandung pesan ilahiy yang sangat dalam tentang hubungan Allah dengan hamba-Nya.

Dalam kajian ilmu hadis, para ulama menjelaskan bahwa tidak semua sabda Nabi yang berbicara tentang kehendak, sifat, atau kecintaan Allah secara langsung disebut sebagai hadis qudsi dalam pengertian teknis. Sebagian hadis diriwayatkan sebagai hadis Nabi biasa (hadis nabawi), namun memiliki kandungan makna yang jelas bersumber dari Allah. Hadis-hadis semacam ini oleh sebagian ulama dan penulis disebut sebagai hadis yang bermakna ilahiy atau bermakna qudsi.

Oleh karena itu, dalam bagian ini pembaca akan menemukan dua jenis hadis:

1.    Hadis qudsi murni, yaitu hadis yang secara jelas dinukil sebagai firman Allah dalam riwayat Nabi .

2.   Hadis Nabi yang mengandung makna ilahiy (makna qudsi), yaitu hadis sahih yang menjelaskan kehendak, kecintaan, atau penilaian Allah terhadap hamba-Nya, meskipun redaksinya tidak diawali dengan ungkapan “Allah berfirman”.

Penandaan ini dilakukan secara sadar dan jujur sebagai bentuk tanggung jawab ilmiah, agar pembaca tidak mencampuradukkan antara Al-Qur’an, hadis qudsi, dan hadis nabawi. Dengan pemahaman ini, diharapkan pembaca dapat menikmati pesan-pesan ilahiy yang terkandung dalam hadis-hadis pilihan ini dengan lebih jernih, utuh, dan proporsional.

Semoga rangkaian hadis qudsi dan hadis bermakna ilahiy dalam buku ini dapat menumbuhkan rasa dekat kepada Allah , memperkuat harapan akan rahmat-Nya, serta menginspirasi setiap pembaca untuk memperbaiki niat, amal, dan hubungan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut saya tuliskan 25 Hadis Qudsi pilihan

 

HADIS QUDSI 1
Tema: Prasangka kepada Allah

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي
(HR. Bukhari & Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku.”

English Translation (with IPA):
“I am as My servant expects Me to be.”
/a
ɪ æm æz maɪ ˈsɜːrvənt ɪkˈspɛkts miː tuː biː/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini mengajarkan bahwa hubungan seorang hamba dengan Allah sangat dipengaruhi oleh prasangkanya. Prasangka yang baik kepada Allah—tentang rahmat-Nya, ampunan-Nya, dan pertolongan-Nya—akan mendatangkan kebaikan dari-Nya. Sebaliknya, prasangka buruk dapat menghalangi seorang hamba dari harapan dan ketenangan hati. Karena itu, Islam menekankan pentingnya selalu berbaik sangka kepada Allah dalam setiap keadaan.

 

HADIS QUDSI 2
Tema: Kemuliaan Wali Allah

مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ
(HR. Bukhari)

Terjemahan Indonesia:
“Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka Aku menyatakan perang terhadapnya.”

English Translation (with IPA):
“Whoever shows enmity toward a close servant of Mine, I declare war against him.”
/hu
ːˈɛvər ʃoʊz ˈɛnəmɪ təˈwɔːrd ə kloʊs ˈsɜːrvənt əv maɪn, aɪ dɪˈklɛr wɔːr əˈɡɛnst hɪm/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menegaskan kedudukan mulia para wali Allah, yaitu hamba-hamba yang beriman dan bertakwa. Memusuhi mereka berarti menentang perlindungan dan kehormatan yang Allah berikan. Ancaman “perang” dari Allah menunjukkan betapa besar dosa menyakiti atau memusuhi orang-orang saleh, serta peringatan agar kaum Muslimin menjaga lisan dan perbuatannya terhadap sesama.


 

HADIS QUDSI 3
Tema: Larangan Berbuat Zalim

يَا عِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلَا تَظَالَمُوا
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku jadikan kezaliman itu haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling berbuat zalim.”

English Translation (with IPA):
“O My servants, I have forbidden oppression for Myself and have made it forbidden among you, so do not oppress one another.”
/o
ʊ
maɪ ˈsɜːrvənts, aɪ hæv fərˈbɪdən əˈprɛʃən fər maɪˈsɛlf ænd hæv meɪd ɪt fərˈbɪdən əˈmʌŋ juː, soʊ duː nɑːt əˈprɛs wʌn əˈnʌðər/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menegaskan bahwa kezaliman adalah perbuatan yang sangat dibenci Allah. Bahkan Allah menegaskan bahwa Dia mengharamkan kezaliman atas diri-Nya sendiri, sebagai bentuk keadilan yang sempurna. Oleh karena itu, manusia dilarang keras berbuat zalim, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Hadis ini menjadi landasan utama dalam menegakkan keadilan dan menjaga hak-hak sesama.

 

HADIS QUDSI 4
Tema: Amal Ikhlas

أَنَا أَغْنَى الشُّرَكَاءِ عَنِ الشِّرْكِ، مَنْ عَمِلَ عَمَلًا أَشْرَكَ فِيهِ مَعِي غَيْرِي تَرَكْتُهُ وَشِرْكَهُ
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Aku adalah Dzat yang paling tidak membutuhkan sekutu. Barang siapa melakukan suatu amal lalu ia menyekutukan Aku dengan selain-Ku di dalamnya, maka Aku tinggalkan dia bersama sekutunya itu.”

English Translation (with IPA):
“I am the One who is most free from any need of partners. Whoever performs a deed and associates others with Me in it, I leave him and his association.”
/a
ɪ æm ðə wʌn huː ɪz moʊst friː frəm ˈɛni niːd əv ˈpɑːrtnərz. huːˈɛvər pərˈfɔːrmz ə diːd ænd əˈsoʊʃieɪts ˈʌðərz wɪð miː ɪn ɪt, aɪ liːv hɪm ænd hɪz əˌsoʊʃiˈeɪʃən/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menegaskan bahwa Allah hanya menerima amal yang dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena-Nya. Setiap amal yang dicampuri dengan niat riya, pamer, atau mencari pujian manusia tidak memiliki nilai di sisi Allah. Hadis ini menjadi peringatan agar setiap ibadah dan kebaikan dijaga kemurnian niatnya, karena keikhlasan adalah ruh dari seluruh amal.

 

HADIS QUDSI 5
Tema: Rahmat Allah Mendahului Murka

إِنَّ رَحْمَتِي سَبَقَتْ غَضَبِي
(HR. Bukhari & Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Sesungguhnya rahmat-Ku mendahului murka-Ku.”

English Translation (with IPA):
“Indeed, My mercy prevails over My wrath.”
/
ɪnˈdiːd, maɪ ˈmɜːrsi prɪˈveɪlz ˈoʊvər maɪ rɒθ/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menegaskan keluasan rahmat Allah yang selalu lebih besar daripada murka-Nya. Allah membuka pintu kasih sayang, ampunan, dan penerimaan taubat bagi hamba-hamba-Nya. Pesan ini menumbuhkan harapan, menguatkan optimisme, dan mendorong seorang Muslim untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah, sekalipun memiliki banyak kekurangan.

 

HADIS QUDSI 6
Tema: Mendekat kepada Allah

مَنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا، وَمَنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا
(HR. Bukhari & Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Barang siapa mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku akan mendekat kepadanya sehasta; dan barang siapa mendekat kepada-Ku sehasta, Aku akan mendekat kepadanya sedepa.”

English Translation (with IPA):
“Whoever draws near to Me by a handspan, I draw near to him by an arm’s length; and whoever draws near to Me by an arm’s length, I draw near to him by a fathom.”
/hu
ːˈɛvər drɔːz nɪr tə miː baɪ ə ˈhændspæn, aɪ drɔː nɪr tə hɪm baɪ ən ɑːrmz lɛŋθ; ænd huːˈɛvər drɔːz nɪr tə miː baɪ ən ɑːrmz lɛŋθ, aɪ drɔː nɪr tə hɪm baɪ ə ˈfæðəm/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menggambarkan betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Setiap upaya kecil untuk mendekat kepada Allah akan dibalas dengan kedekatan yang jauh lebih besar. Pesan ini mendorong seorang Muslim untuk tidak meremehkan amal sekecil apa pun, karena Allah menyambutnya dengan rahmat dan kedekatan yang melimpah.

 

HADIS QUDSI 7
Tema: Pencatatan Amal

إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ، ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ
(HR. Bukhari & Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Sesungguhnya Allah telah menetapkan (mencatat) kebaikan dan keburukan, kemudian Dia menjelaskannya.”

English Translation (with IPA):
“Indeed, Allah has decreed good deeds and bad deeds, and then He clarified them.”
/
ɪnˈdiːd, əˈlɑːh hæz dɪˈkriːd ɡʊd diːdz ænd bæd diːdz, ænd ðɛn hiː ˈklærɪfaɪd ðɛm/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menjelaskan bahwa seluruh amal manusia—baik kebaikan maupun keburukan—telah dicatat dan ditetapkan oleh Allah dengan keadilan dan kasih sayang-Nya. Allah menjelaskan bahwa niat memiliki peranan besar dalam penilaian amal. Bahkan keinginan untuk berbuat baik dapat bernilai pahala, sementara keburukan yang ditinggalkan karena Allah tidak dicatat sebagai dosa. Hadis ini menumbuhkan kesadaran untuk menjaga niat dan memperbanyak kebaikan.

 

HADIS QUDSI 8
Tema: Sedekah Dipelihara Allah

مَا تَصَدَّقَ عَبْدٌ بِصَدَقَةٍ طَيِّبَةٍ إِلَّا أَخَذَهَا اللَّهُ بِيَمِينِهِ
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Tidaklah seorang hamba bersedekah dengan sedekah yang baik, kecuali Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya.”

English Translation (with IPA):
“No servant gives a good charity except that Allah takes it with His right hand.”
/no
ʊ ˈsɜːrvənt ɡɪvz ə ɡʊd ˈʧærɪti ɪkˈsɛpt ðæt əˈlɑːh teɪks ɪt wɪð hɪz raɪt hænd/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menunjukkan betapa mulianya sedekah di sisi Allah. Sedekah yang diberikan dengan harta yang baik dan niat yang ikhlas akan diterima langsung oleh Allah, lalu dipelihara dan dikembangkan. Hal ini menegaskan bahwa sedekah, sekecil apa pun, tidak akan sia-sia, tetapi justru menjadi sebab bertambahnya pahala dan keberkahan bagi pemberinya.

 

HADIS QUDSI 9
Tema: Ampunan bagi yang Berdoa

يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ
(HR. Tirmidzi – hasan sahih)

Terjemahan Indonesia:
“Wahai anak Adam, sesungguhnya selama engkau berdoa kepada-Ku dan berharap kepada-Ku, Aku akan mengampunimu.”

English Translation (with IPA):
“O son of Adam, as long as you call upon Me and place your hope in Me, I will forgive you.”
/o
ʊ sʌn əv ˈædəm, æz lɔːŋ æz juː kɔːl əˈpɒn miː ænd pleɪs jɔːr hoʊp ɪn miː, aɪ wɪl fərˈɡɪv juː/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menegaskan luasnya ampunan Allah bagi hamba-Nya yang senantiasa berdoa dan berharap kepada-Nya. Selama seorang hamba tidak berhenti memohon dan menggantungkan harapannya kepada Allah, pintu ampunan tetap terbuka. Hadis ini mengajarkan bahwa doa dan harapan adalah kunci utama untuk memperoleh rahmat dan pengampunan Allah, sekaligus mencegah sikap putus asa.

 

HADIS QUDSI 10
Tema: Ampunan Seluas Dosa

يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ، ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ
(HR. Tirmidzi)

Terjemahan Indonesia:
“Wahai anak Adam, seandainya dosa-dosamu mencapai setinggi langit, kemudian engkau memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampunimu.”

English Translation (with IPA):
“O son of Adam, if your sins were to reach the clouds of the sky and then you sought My forgiveness, I would forgive you.”
/o
ʊ sʌn əv ˈædəm, ɪf jɔːr sɪnz wɜːr tuː riːʧ ðə klaʊdz əv ðə skaɪ ænd ðɛn juː sɔːt maɪ fərˈɡɪvnəs, aɪ wʊd fərˈɡɪv juː/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menunjukkan keluasan ampunan Allah yang tidak terbatas oleh banyaknya dosa. Selama seorang hamba mau kembali, memohon ampun, dan tidak berputus asa, Allah menjanjikan pengampunan-Nya. Pesan ini menguatkan harapan, menumbuhkan semangat taubat, dan menegaskan bahwa rahmat Allah selalu terbuka bagi siapa pun yang bersungguh-sungguh kembali kepada-Nya.

 

HADIS QUDSI 11
Tema: Allah Tidak Membutuhkan Makhluk

يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا زَادَ ذَلِكَ فِي مُلْكِي شَيْئًا
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Wahai hamba-hamba-Ku, seandainya orang-orang yang terdahulu dan yang terakhir di antara kalian, baik manusia maupun jin, semuanya bertakwa seperti orang yang paling bertakwa di antara kalian, hal itu tidak akan menambah sedikit pun pada kekuasaan-Ku.”

English Translation (with IPA):
“O My servants, if the first and the last of you, among humans and jinn, were as pious as the most pious heart among you, that would not increase My dominion in the least.”
/o
ʊ maɪ ˈsɜːrvənts, ɪf ðə fɜːrst ænd ðə læst əv juː, əˈmʌŋ ˈhjuːmənz ænd dʒɪn, wɜːr æz ˈpaɪəs æz ðə moʊst ˈpaɪəs hɑːrt əˈmʌŋ juː, ðæt wʊd nɑːt ɪnˈkriːs maɪ dəˈmɪnjən ɪn ðə liːst/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menegaskan kemahasempurnaan Allah dan ketidaktergantungan-Nya kepada makhluk. Ketaatan atau ketidaktaatan manusia tidak menambah maupun mengurangi kekuasaan Allah sedikit pun. Hadis ini mengajarkan bahwa semua amal kebaikan Ridhai manfaatnya kepada manusia sendiri, bukan kepada Allah, sehingga manusia didorong untuk beramal demi kebaikan dirinya dan mencari Ridha-Nya.

 

HADIS QUDSI 12
Tema: Hidayah dan Kesesatan

يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلَّا مَنْ هَدَيْتُهُ فَاسْتَهْدُونِي أَهْدِكُمْ
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Wahai hamba-hamba-Ku, kalian semua berada dalam kesesatan kecuali orang yang Aku beri petunjuk. Maka mintalah petunjuk kepada-Ku, niscaya Aku akan memberi kalian petunjuk.”

English Translation (with IPA):
“O My servants, all of you are misguided except those whom I guide. So seek guidance from Me, and I will guide you.”
/o
ʊ maɪ ˈsɜːrvənts, ɔːl əv juː ɑːr mɪsˈɡaɪdɪd ɪkˈsɛpt ðoʊz huːm aɪ ɡaɪd. soʊ siːk ˈɡaɪdəns frəm miː, ænd aɪ wɪl ɡaɪd juː/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menegaskan bahwa hidayah sepenuhnya berada di tangan Allah. Manusia pada dasarnya membutuhkan petunjuk agar tidak tersesat dalam menjalani kehidupan. Oleh karena itu, Allah memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa memohon hidayah dan bimbingan-Nya. Hadis ini mengajarkan kerendahan hati, ketergantungan kepada Allah, dan pentingnya doa dalam menjaga jalan kebenaran.

 

HADIS QUDSI 13
Tema: Kekayaan Allah

يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ قَامُوا فِي صَعِيدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُونِي فَأَعْطَيْتُ كُلَّ إِنْسَانٍ مَسْأَلَتَهُ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمَّا عِنْدِي إِلَّا كَمَا يَنْقُصُ الْمِخْيَطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Wahai hamba-hamba-Ku, seandainya orang-orang yang terdahulu dan yang terakhir di antara kalian, baik manusia maupun jin, berdiri di satu tempat lalu meminta kepada-Ku, kemudian Aku memberi setiap orang apa yang ia minta, hal itu tidak akan mengurangi apa yang ada di sisi-Ku sedikit pun, kecuali seperti berkurangnya jarum etika dicelupkan ke laut.”

English Translation (with IPA):
“O My servants, if the first and the last of you, among humans and jinn, were to stand in one place and ask Me, and I gave each person what he requested, that would not diminish what I possess any more than a needle diminishes the sea when dipped into it.”
/o
ʊ maɪ ˈsɜːrvənts, ɪf ðə fɜːrst ænd ðə læst əv juː, əˈmʌŋ ˈhjuːmənz ænd dʒɪn, wɜːr tuː stænd ɪn wʌn pleɪs ænd æsk miː, ænd aɪ ɡeɪv iːʧ ˈpɜːrsən wʌt hi rɪˈkwɛstɪd, ðæt wʊd nɑːt dɪˈmɪnɪʃ wʌt aɪ pəˈzɛs ˈɛni mɔːr ðæn ə ˈniːdl dɪˈmɪnɪʃɪz ðə siː wɛn dɪpt ˈɪntuː ɪt/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menggambarkan keluasan kekayaan dan kemurahan Allah yang tidak terbatas. Pemberian Allah kepada seluruh makhluk-Nya tidak mengurangi sedikit pun apa yang ada di sisi-Nya. Perumpamaan jarum dan lautan menegaskan bahwa kekayaan Allah bersifat mutlak dan tidak berkurang, sehingga manusia diajak untuk yakin, berharap, dan tidak ragu dalam memohon kepada-Nya.

 

HADIS QUDSI 14
Tema: Puasa Milik Allah

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
(HR. Bukhari & Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”

English Translation (with IPA):
“Every deed of the son of Adam is for himself, except fasting; it is for Me, and I alone will reward it.”
/
ˈɛvri diːd əv ðə sʌn əv ˈædəm ɪz fər hɪmˈsɛlf, ɪkˈsɛpt ˈfɑːstɪŋ; ɪt ɪz fər miː, ænd aɪ əˈloʊn wɪl rɪˈwɔːrd ɪt/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menunjukkan keistimewaan ibadah puasa dibandingkan ibadah lainnya. Puasa merupakan amal yang sangat tersembunyi dan penuh keikhlasan, karena hanya Allah yang benar-benar mengetahui hakikatnya. Oleh sebab itu, Allah menyandarkan puasa langsung kepada-Nya dan menjanjikan balasan khusus yang tidak terbatas bagi orang-orang yang melaksanakannya dengan iman dan keikhlasan.

 

HADIS QUDSI 15
Tema: Doa Orang Terzalimi

وَعِزَّتِي وَجَلَالِي لَأَنْصُرَنَّكَ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ
(HR. Ahmad – hasan)

Terjemahan Indonesia:
“Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu, meskipun setelah beberapa waktu.”

English Translation (with IPA):
“By My might and My majesty, I will surely help you, even if it is after some time.”
/ba
ɪ maɪ maɪt ænd maɪ ˈmædʒɪsti, aɪ wɪl ˈʃʊərli hɛlp juː, ˈiːvən ɪf ɪt ɪz ˈɑːftər sʌm taɪm/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menegaskan bahwa doa orang yang terzalimi tidak akan diabaikan oleh Allah. Meskipun pertolongan Allah terkadang tidak datang secara langsung, Allah menjamin bahwa keadilan-Nya pasti terwujud pada waktu yang Dia kehendaki. Hadis ini memberikan penghiburan dan harapan bagi orang yang dizalimi, sekaligus peringatan keras bagi pelaku kezaliman bahwa tidak ada kezaliman yang luput dari pengawasan Allah.

 

HADIS QUDSI 16
Tema: Allah Bersama Orang yang Dizalimi

إِنِّي أُجِيبُ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ
(HR. Ahmad)

Terjemahan Indonesia:
“Sesungguhnya Aku mengabulkan doa orang yang dizalimi.”

English Translation (with IPA):
“Indeed, I answer the supplication of the oppressed.”
/
ɪnˈdiːd, aɪ ˈænsər ðə ˌsʌplɪˈkeɪʃən əv ði əˈprɛst/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menegaskan kedekatan Allah dengan hamba-Nya yang dizalimi. Doa orang yang teraniaya memiliki kedudukan khusus di sisi Allah dan tidak terhalang oleh apa pun. Hadis ini memberikan penguatan batin bagi mereka yang mengalami ketidakadilan, sekaligus menjadi peringatan keras bahwa kezaliman pasti mendapat balasan dari Allah.

 

HADIS QUDSI 17
Tema: Allah Memuji Hamba-Nya

إِذَا قَالَ الْعَبْدُ الْحَمْدُ لِلَّهِ قَالَ اللَّهُ حَمِدَنِي عَبْدِي
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Apabila seorang hamba mengucapkan, ‘Alhamdulillah’, maka Allah berfirman, ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku.’”

English Translation (with IPA):
“When a servant says, ‘All praise is for Allah,’ Allah says, ‘My servant has praised Me.’”
/w
ɛn ə ˈsɜːrvənt sɛz, ɔːl preɪz ɪz fər əˈlɑːh, əˈlɑːh sɛz, maɪ ˈsɜːrvənt hæz preɪzd miː/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menunjukkan betapa besar nilai ucapan alhamdulillah di sisi Allah. Pujian yang tulus dari seorang hamba tidak hanya menjadi bentuk yukur, tetapi juga mendapat pengakuan langsung dari Allah. Hadis ini mengajarkan bahwa zikir sederhana, jika dilakukan dengan kesadaran dan keikhlasan, memiliki kedudukan yang sangat mulia dan mendekatkan hamba kepada Tuhannya.

 

HADIS QUDSI 18
Tema: Shalat sebagai Dialog dengan Allah

قَسَمْتُ الصَّلَاةَ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي نِصْفَيْنِ
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian.”

English Translation (with IPA):
“I have divided the prayer between Me and My servant into two parts.”
/a
ɪ hæv dɪˈvaɪdɪd ðə prɛər bɪˈtwiːn miː ænd maɪ ˈsɜːrvənt ˈɪntuː tuː pɑːrts/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menjelaskan kedudukan shalat sebagai bentuk dialog langsung antara hamba dan Allah. Dalam shalat, khususnya saat membaca Surah Al-Fatihah, seorang hamba bermunajat dan Allah menjawab setiap ayat yang dibacanya. Hal ini menegaskan bahwa shalat bukan sekadar gerakan ritual, melainkan komunikasi spiritual yang hidup, penuh makna, dan menjadi sarana kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya.

 

HADIS QUDSI 19
Tema: Allah Maha Dekat

إِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ
(HR. Muslim – makna qudsi)

Terjemahan Indonesia:
“Sesungguhnya Aku Maha Dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa.”

English Translation (with IPA):
“Indeed, I am near. I respond to the supplication of the one who calls upon Me.”
/
ɪnˈdiːd, aɪ æm nɪr. aɪ rɪˈspɒnd tuː ðə ˌsʌplɪˈkeɪʃən əv ðə wʌn huː kɔːlz əˈpɒn miː/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis ini menegaskan kedekatan Allah dengan hamba-Nya, khususnya dalah seorang hamba berdoa. Allah tidak jauh dan tidak sulit dijangkau; Dia Maha Dekat dan Maha Mendengar. Setiap doa yang dipanjatkan dengan ketulusan akan sampai kepada-Nya dan dijawab sesuai dengan hikmah-Nya. Pesan ini menguatkan keyakinan bahwa doa dalah sarana langsung untuk berhubungan dengan Allah tanpa perantara.

 

HADIS QUDSI 20
Tema: Cinta Allah kepada Hamba-Nya

إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ عَبْدًا نَادَى جِبْرِيلَ: إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ
(HR. Bukhari & Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril seraya berfirman, ‘Sesungguhnya Allah mencintai si fulan, maka cintailah dia.’”

English Translation (with IPA):
“When Allah loves a servant, He calls Jibril and says, ‘Indeed, Allah loves so-and-so, so love him.’”
/w
ɛn əˈlɑːh lʌvz ə ˈsɜːrvənt, hiː kɔːlz ˈdʒɪbrɪl ænd sɛz, ɪnˈdiːd əˈlɑːh lʌvz soʊ ænd soʊ, soʊ lʌv hɪm/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis ini menjelaskan kemuliaan besar bagi seorang hamba yang dicintai Allah. Cinta Allah tidak hanya berhenti pada hamba tersebut, tetapi juga disebarkan kepada para malaikat dan kemudian diterima oleh makhluk di bumi. Hal ini menunjukkan bahwa cinta Allah membawa keberkahan, penerimaan, dan kebaikan yang luas. Hadis ini mendorong setiap Muslim untuk berusaha meraih cinta Allah melalui iman, amal saleh, dan akhlak yang baik.

 

HADIS QUDSI 21
Tema: Allah Menutupi Aib Hamba

مَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Barang siapa menutupi aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya.”

English Translation (with IPA):
“Whoever conceals the faults of a Muslim, Allah will conceal his faults.”
/hu
ːˈɛvər kənˈsiːlz ðə fɔːlts əv ə ˈmʊslɪm, əˈlɑːh wɪl kənˈsiːl hɪz fɔːlts/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis ini mengajarkan pentingnya menjaga kehormatan dan martabat esame Muslim. Menutupi aib orang lain bukan berarti membenarkan kesalahan, tetapi menjaga agar kekurangan tersebut tidak disebarluaskan dan tidak menimbulkan mudarat yang lebih besar. Allah menjanjikan balasan yang sepadan, yaitu perlindungan dan penutupan aib bagi hamba yang menjaga kehormatan saudaranya.

 

HADIS QUDSI 22
Tema: Allah Menolong Hamba-Nya

أَنَا فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Aku senantiasa menolong hamba-Ku selama hamba itu menolong saudaranya.”

English Translation (with IPA):
“I am in support of My servant as long as the servant is in support of his brother.”
/a
ɪ æm ɪn səˈpɔːrt əv maɪ ˈsɜːrvənt æz lɔːŋ æz ðə ˈsɜːrvənt ɪz ɪn səˈpɔːrt əv hɪz ˈbrʌðər/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis ini menegaskan hubungan erat antara pertolongan Allah dan kepedulian sosial seorang hamba. Allah menjanjikan pertolongan-Nya kepada siapa saja yang ringan tangan membantu sesama. Semakin besar kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada orang lain, semakin besar pula pertolongan Allah yang akan diterima. Hadis ini menanamkan nilai solidaritas, empati, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan seorang Muslim.

 

HADIS QUDSI 23
Tema: Amal Sedikit tapi Rutin

أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَيَّ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
(HR. Bukhari & Muslim – makna qudsi)

Terjemahan Indonesia:
“Amal yang paling dicintai oleh-Ku ocus yang dilakukan secara terus-menerus, meskipun sedikit.”

English Translation (with IPA):
“The deeds most beloved to Me are those done consistently, even if they are small.”
ə diːdz moʊst bɪˈlʌvd tuː miː ɑːr ðoʊz dʌn kənˈsɪstəntli, ˈiːvən ɪf ðeɪ ɑːr smɔːl/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis ini mengajarkan bahwa nilai suatu amal tidak hanya diukur dari besar atau kecilnya, tetapi dari kesinambungan dan keistikamahannya. Amal yang sedikit namun dilakukan secara rutin menunjukkan kesungguhan, keikhlasan, dan komitmen seorang hamba kepada Allah. Pesan ini mendorong seorang Muslim untuk menjaga amalan sederhana secara konsisten daripada melakukan amal besar tetapi terputus-putus.

HADIS QUDSI 24
Tema: Nilai Hati dan Amal

إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَلَا إِلَى أَجْسَادِكُمْ، وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
(HR. Muslim – makna qudsi)

Terjemahan Indonesia:
“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan tubuh kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal perbuatan kalian.”

English Translation (with IPA):
“Indeed, Allah does not look at your appearances or your bodies, but He looks at your hearts and your deeds.”
/
ɪnˈdiːd, əˈlɑːh dʌz nɒt lʊk æt jɔːr əˈpɪərənsɪz ɔːr jɔːr ˈbɒdiz, bət hiː lʊks æt jɔːr hɑːrts ænd jɔːr diːdz/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis ini menegaskan bahwa penilaian Allah terhadap manusia tidak didasarkan pada penampilan fisik, kedudukan, atau harta, melainkan pada kebersihan hati dan kualitas amal. Pesan ini mengajarkan bahwa keikhlasan, ketulusan niat, dan perbuatan baik memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada penampilan lahiriah. Seorang Muslim diajak untuk fokus memperbaiki hati dan amal, bukan sekadar tampilan luar.

 

HADIS QUDSI 25
Tema: Allah Maha Kaya dan Maha Sempurna

يَا عِبَادِي لَنْ تَبْلُغُوا ضُرِّي فَتَضُرُّونِي، وَلَنْ تَبْلُغُوا نَفْعِي فَتَنْفَعُونِي
(HR. Muslim)

Terjemahan Indonesia:
“Wahai hamba-hamba-Ku, kalian tidak akan mampu membahayakan-Ku sehingga dapat membahayakan-Ku, dan kalian tidak akan mampu memberi manfaat kepada-Ku sehingga dapat memberi manfaat kepada-Ku.”

English Translation (with IPA):
“O My servants, you will never be able to harm Me so as to harm Me, nor will you be able to benefit Me so as to benefit Me.”
/o
ʊ maɪ ˈsɜːrvənts, juː wɪl ˈnɛvər bi ˈeɪbəl tuː hɑːrm miː soʊ æz tuː hɑːrm miː, nɔːr wɪl juː bi ˈeɪbəl tuː ˈbɛnɪfɪt miː soʊ æz tuː ˈbɛnɪfɪt miː/

Penjelasan Hadis (Bahasa Indonesia):
Hadis qudsi ini menegaskan kemahasempurnaan dan kekayaan mutlak Allah. Segala ketaatan atau kemaksiatan manusia tidak memberi manfaat maupun mudarat sedikit pun kepada Allah. Seluruh amal perbuatan manusia kembali dampaknya kepada diri mereka sendiri. Pesan ini mengajarkan keikhlasan dalam beribadah dan kesadaran bahwa manusia membutuhkan Allah sepenuhnya, sementara Allah sama sekali tidak membutuhkan makhluk-Nya.

 

Rangkaian hadis qudsi dan hadis bermakna ilahiy ini menunjukkan bahwa hubungan antara Allah dan hamba-Nya dibangun di atas rahmat, keadilan, cinta, dan kedekatan. Di dalamnya terdapat penghiburan bagi yang lemah, harapan bagi yang berdosa, peringatan bagi yang lalai, serta motivasi bagi yang ingin istiqamah dalam kebaikan.

Melalui hadis-hadis ini, kita diajak untuk memperbaiki prasangka kepada Allah, menjaga keikhlasan amal, memperbanyak doa, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Semoga setiap hadis yang dibaca tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi benar-benar hidup dalam niat, sikap, dan amal keseharian kita.

Semoga Allah menjadikan rangkaian hadis ini sebagai cahaya bagi hati, penguat iman, dan sebab semakin dekatnya kita kepada-Nya. Āmīn.


Catatan Klasifikasi Hadis:

Kategori

Nomor Hadis

Hadis Qudsi Murni

1–18

Hadis Nabi Bermakna Ilahiy

19–25


SILAHKAN BACA JUGA: 

 

Miliki Segera!!! Buku ACTIVE PRONUNCIATION. Silahkan KLIK gambar bukunya untuk INFO dan PEMESANAN.

Miliki Segera!!! Buku ACTIVE PRONUNCIATION. Silahkan KLIK gambar bukunya untuk INFO dan PEMESANAN.
ACTIVE PRONUNCIATION | Kampung Inggris Original Product. Penyusun: M Haris Shofy A & Hasbiyallah Nasri ☆☆HARGA TERJANGKAU☆☆ Tersedia juga di Shopee, Lazada dan toko online lainnya.

● POSTINGAN TERPOPULER BLOG INI

CARA MEMBACA IRREGULAR VERBS A-Z | VERB 1 2 3

CARA MEMBACA REGULAR VERBS A-Z | VERB 1 2 3

KAMUS ISTILAH POPULER BAHASA INDONESIA

DAFTAR DALIL AL QUR'AN TENTANG BERBAGAI TEMA

CARA MEMBACA SIMBOL FONETIK BAHASA INGGRIS (IPA)

97 PERIBAHASA BAHASA INGGRIS PLUS CARA BACA, ARTI DAN PENJELASANNYA

KAMUS ISTILAH POPULER BAHASA INGGRIS

Kisah Nyata & Ajaib di Balik Buku Active Pronunciation

● POSTINGAN TERBARU 》 SILAHKAN KLIK

BUKU ACTIVE PRONUNCIATION - KLIK GAMBAR BUKUNYA UNTUK PEMESANAN

BUKU ACTIVE PRONUNCIATION - KLIK GAMBAR BUKUNYA UNTUK PEMESANAN
Kampung Inggris Original Product. Penyusun: M Haris Shofy A & Hasbiyallah Nasri. Harga bisa berubah sewaktu-waktu.