Memohon Ampun kepada Allah dalam Al-Qur’an
Memohon Ampun kepada Allah dalam Al-Qur’an
QS. Al-Muzzammil (73) : 20
Tema yang Dikandung Ayat
Anjuran memohon ampun kepada Allah sebagai bentuk pengakuan hamba atas
kelemahan diri dan harapan akan rahmat-Nya.
Teks Arab Ayat
فَٱقْرَءُوا۟ مَا تَيَسَّرَ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ
ۚ وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَقْرِضُوا۟ ٱللَّهَ قَرْضًا
حَسَنًا ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا۟ لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍۢ تَجِدُوهُ عِندَ ٱللَّهِ
هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا ۚ وَٱسْتَغْفِرُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ
غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ
Ayat ini menegaskan pentingnya memohon ampun kepada Allah dalam kehidupan seorang Muslim. Istighfar menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, membersihkan dosa, dan meraih rahmat-Nya. Allah menutup ayat ini dengan penegasan sifat-Nya sebagai Maha Pengampun dan Maha Penyayang, sehingga mendorong hamba-Nya untuk tidak putus asa dalam memohon ampunan.