Melindungi Orang yang Meminta Perlindungan dalam Al-Qur’an
Melindungi Orang yang Meminta Perlindungan dalam Al-Qur’an
QS. At-Taubah (9) : 6
Tema yang Dikandung Ayat
Perintah memberi perlindungan dan rasa aman kepada siapa pun yang
meminta perlindungan, serta kewajiban menyampaikannya ke tempat yang aman.
Teks Arab Ayat
وَإِنْ أَحَدٌۭ مِّنَ ٱلْمُشْرِكِينَ
ٱسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَـٰمَ ٱللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ
مَأْمَنَهُۥ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌۭ لَّا يَعْلَمُونَ ﴿٦﴾Terjemah Bahasa Indonesia
“Dan jika ada seorang di antara orang-orang musyrik meminta perlindungan
kepadamu, maka lindungilah dia agar dia dapat mendengar firman Allah,
kemudian antarkanlah dia ke tempat yang aman baginya. Yang demikian itu karena
sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengetahui.”
(QS. At-Taubah : 6)
Penjelasan Singkat
Ayat ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perlindungan jiwa. Bahkan dalam situasi konflik, seseorang yang meminta perlindungan wajib diberi rasa aman dan dijaga keselamatannya. Islam mengajarkan sikap adil, penuh kasih, dan bertanggung jawab dalam memperlakukan siapa pun yang mencari perlindungan.