Memberi Tenggang Waktu bagi Orang yang Kesulitan Membayar Utang dalam Al-Qur’an
Memberi Tenggang Waktu bagi Orang yang Kesulitan Membayar Utang dalam Al-Qur’an
QS. Al-Baqarah (2) : 280
Tema yang Dikandung Ayat
Anjuran memberi kelonggaran waktu kepada orang yang mengalami
kesulitan dalam melunasi utang, serta keutamaan bersedekah sebagai bentuk
kebaikan.
Teks Arab Ayat
وَإِن كَانَ ذُو عُسْرَةٍۢ
فَنَظِرَةٌ إِلَىٰ مَيْسَرَةٍۢ ۚ وَأَن تَصَدَّقُوا۟ خَيْرٌۭ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ
تَعْلَمُونَ ٢٨٠
Terjemah Bahasa Indonesia
“Dan jika (orang yang berutang itu) dalam kesulitan, maka berilah tenggang
waktu sampai dia memperoleh kelapangan. Dan jika kamu menyedekahkan (sebagian
atau seluruh utang itu), maka itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah : 280)
Penjelasan Singkat
Ayat ini menunjukkan keutamaan sikap kasih sayang dan empati dalam hubungan muamalah. Islam menganjurkan agar orang yang memberi utang tidak memberatkan pihak yang sedang mengalami kesulitan, bahkan mendorong untuk memberi kelonggaran atau memaafkan utang sebagai bentuk sedekah. Sikap ini mencerminkan akhlak mulia dan mendatangkan kebaikan di sisi Allah.