Membantu Fakir Miskin di Jalan Allah dalam Al-Qur’an
Membantu Fakir Miskin di Jalan Allah dalam Al-Qur’an
QS. Al-Baqarah (2) : 273
Tema yang Dikandung Ayat
Anjuran membantu fakir miskin yang berjuang di jalan Allah, menjaga
kehormatan mereka, serta menyalurkan sedekah dengan penuh keikhlasan.
Teks Arab Ayat
لِلْفُقَرَآءِ ٱلَّذِينَ أُحْصِرُوا۟
فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ لَا يَسْتَطِيعُونَ ضَرْبًۭا فِى ٱلْأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ
ٱلْجَاهِلُ أَغْنِيَآءَ مِنَ ٱلتَّعَفُّفِ ۖ تَعْرِفُهُم بِسِيمَـٰهُمْ لَا
يَسْـَٔلُونَ ٱلنَّاسَ إِلْحَافًۭا ۗ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِنْ خَيْرٍۢ فَإِنَّ
ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٌۭ ﴿٢٧٣﴾Terjemah Bahasa Indonesia
“(Berinfaklah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan
Allah; mereka tidak dapat berusaha di bumi. Orang yang tidak mengetahui
menyangka mereka orang kaya karena mereka menjaga diri dari meminta-minta. Kamu
mengenal mereka dari tanda-tandanya; mereka tidak meminta kepada orang secara
mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu infakkan, sesungguhnya Allah
Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah : 273)
Penjelasan Singkat
Ayat ini mengajarkan keutamaan membantu fakir miskin yang mengabdikan dirinya di jalan Allah dan menjaga kehormatan diri dengan tidak meminta-minta. Islam mendorong umatnya untuk peka terhadap kondisi mereka yang membutuhkan, meskipun tidak tampak secara lahir. Memberi bantuan dengan niat yang tulus merupakan amal kebaikan yang diketahui dan dibalas oleh Allah.