Mayoritas Manusia Bukan Ukuran Kebenaran dalam Al-Qur’an
Mayoritas Manusia Bukan Ukuran Kebenaran dalam Al-Qur’an
QS. Al-An‘ām (6) : 116
Tema yang Dikandung Ayat
Penegasan bahwa kebenaran tidak ditentukan oleh jumlah atau mayoritas
manusia, melainkan oleh petunjuk Allah dan ilmu yang benar.
Teks Arab Ayat
وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِى ٱلْأَرْضِ
يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَإِنْ هُمْ
إِلَّا يَخْرُصُونَ ﴿١١٦﴾Terjemah Bahasa Indonesia
“Dan jika engkau menuruti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan
menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti
persangkaan belaka, dan mereka hanyalah berdusta.”
(QS. Al-An‘ām : 116)
Penjelasan Singkat
Ayat ini mengingatkan bahwa banyaknya pengikut atau pendapat yang populer tidak
selalu mencerminkan kebenaran. Islam menekankan agar seorang Muslim berpegang
pada wahyu, ilmu, dan petunjuk Allah, bukan pada tekanan mayoritas atau
kebiasaan umum. Kebenaran sejati diukur dengan dalil dan ketakwaan, bukan
dengan jumlah pendukung.