Hadis 30: Shalat sebagai Pembeda Keimanan
Hadis 30: Shalat sebagai Pembeda Keimanan
Teks Arab (HR. Tirmidzi)
الْعَهْدُ
الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلَاةُ، فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ
Terjemah Bahasa Indonesia
“Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat. Maka barang siapa
meninggalkannya, sungguh ia telah kafir.”
Terjemah Bahasa Inggris + IPA
English:
“The covenant between us and them is prayer; whoever abandons it has committed
disbelief.”
IPA:
/ðə ˈkʌvənənt bɪˈtwiːn ʌs ænd ðɛm ɪz prɛər; huːˈɛvər əˈbændənz ɪt hæz kəˈmɪtɪd
ˌdɪsbɪˈliːf/
Penjelasan
Singkat
Hadis ini menegaskan kedudukan shalat yang sangat fundamental dalam Islam. Shalat menjadi pembeda yang jelas antara keimanan dan kekufuran, karena ia merupakan bentuk ketaatan paling rutin dan nyata dalam kehidupan seorang Muslim.
Para ulama menjelaskan bahwa ancaman dalam hadis ini menunjukkan betapa beratnya dosa meninggalkan shalat, terutama jika dilakukan dengan sengaja dan meremehkan. Hadis ini mengingatkan bahwa shalat adalah tiang agama, dan menjaga shalat berarti menjaga hubungan langsung dengan Allah serta menjaga keutuhan iman.
<< Kembali ke halaman utama, 40 hadis Nabi populer lengkap, silahkan klik di sini