Hadis 2: Islam Dibangun di Atas Lima Perkara
Hadis 2: Islam Dibangun di Atas Lima Perkara
Teks Arab (HR. Bukhari & Muslim)
بُنِيَ
الإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ
مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ،
وَصَوْمِ رَمَضَانَ، وَحَجِّ الْبَيْتِ لِمَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً
Terjemah Bahasa Indonesia
“Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada
sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan
Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadan, dan
menunaikan haji ke Baitullah bagi yang mampu.”
Terjemah Bahasa Inggris + IPA
English:
“Islam is built upon five pillars: bearing witness that there is no god worthy
of worship except Allah and that Muhammad is the Messenger of Allah,
establishing prayer, giving zakat, fasting in Ramadan, and performing
pilgrimage to the House for those who are able.”
IPA:
/ˈɪzlɑːm ɪz bɪlt əˈpɒn faɪv ˈpɪlərz: ˈbɛərɪŋ ˈwɪtnəs ðæt ðɛər ɪz noʊ gɒd
ˈwɜːrði əv ˈwɜːrʃɪp ɪkˈsɛpt ˈɑːlɑː ænd ðæt mʊˈhæməd ɪz ðə ˈmɛsɪndʒər əv ˈɑːlɑː,
ɪˈstæblɪʃɪŋ prɛər, ˈɡɪvɪŋ zəˈkɑːt, ˈfɑːstɪŋ ɪn ræməˈdɑːn, ænd pərˈfɔːrmɪŋ
ˈpɪlɡrɪmɪdʒ tuː ðə haʊs fər ðoʊz huː ɑːr ˈeɪbəl/
Penjelasan
Singkat
Hadis ini menjelaskan fondasi utama agama Islam. Lima perkara ini diibaratkan sebagai tiang penyangga sebuah bangunan. Jika salah satu tiang ditinggalkan tanpa uzur, maka keutuhan Islam dalam diri seseorang menjadi rapuh.
Syahadat menjadi dasar keyakinan, shalat sebagai hubungan harian dengan Allah, zakat sebagai pembersih harta dan kepedulian sosial, puasa sebagai pendidikan takwa, dan haji sebagai puncak ibadah bagi yang mampu. Hadis ini menegaskan bahwa Islam bukan hanya keyakinan di hati, tetapi juga amal nyata dalam kehidupan.
<< Kembali ke halaman utama, 40 hadis Nabi populer lengkap, silahkan klik di sini