Hadis 31: Amal Pertama yang Dihisab pada Hari Kiamat
Hadis 31: Amal Pertama yang Dihisab pada Hari Kiamat
Teks Arab (HR. Abu Dawud & Tirmidzi)
أَوَّلُ
مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلَاةُ، فَإِنْ صَلَحَتْ
صَلَحَ سَائِرُ عَمَلِهِ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ
Terjemah Bahasa Indonesia
“Amal pertama yang akan dihisab pada hari kiamat dari seorang hamba
adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka seluruh amalnya akan baik. Dan jika
shalatnya rusak, maka seluruh amalnya pun akan rusak.”
Terjemah Bahasa Inggris + IPA
English:
“The first deed for which a servant will be brought to account on the Day of
Resurrection is prayer. If it is sound, then the rest of his deeds will be
sound; and if it is corrupt, then the rest of his deeds will be corrupt.”
IPA:
/ðə fɜːrst diːd fər wɪtʃ ə ˈsɜːrvənt wɪl biː brɔːt tuː əˈkaʊnt ɒn ðə deɪ əv ˌrɛzəˈrɛkʃən
ɪz prɛər. ɪf ɪt ɪz saʊnd, ðɛn ðə rɛst əv hɪz diːdz wɪl biː saʊnd; ænd ɪf ɪt ɪz
kəˈrʌpt, ðɛn ðə rɛst əv hɪz diːdz wɪl biː kəˈrʌpt/
Penjelasan
Singkat
Hadis ini menegaskan bahwa shalat adalah tolok ukur utama kualitas keimanan dan amal seorang Muslim. Karena shalat merupakan ibadah yang paling rutin dan langsung menghubungkan hamba dengan Allah, maka ia dijadikan standar awal penilaian di akhirat.
Jika shalat dijaga dengan baik—baik syarat, rukun, kekhusyukan, dan keikhlasan—maka hal itu akan berdampak positif pada amal-amal lainnya. Hadis ini mengingatkan bahwa memperbaiki shalat adalah langkah paling mendasar untuk memperbaiki seluruh kehidupan beragama.
<< Kembali ke halaman utama, 40 hadis Nabi populer lengkap, silahkan klik di sini