Hadis 3: Agama adalah Nasihat
Hadis 3: Agama adalah Nasihat
Teks Arab (HR. Muslim)
الدِّينُ
النَّصِيحَةُ، قُلْنَا: لِمَنْ؟ قَالَ: لِلَّهِ، وَلِكِتَابِهِ، وَلِرَسُولِهِ،
وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ، وَعَامَّتِهِمْ
Terjemah Bahasa Indonesia
“Agama adalah nasihat.” Kami bertanya, “Untuk siapa?”
Beliau menjawab, “Untuk Allah, untuk Kitab-Nya, untuk Rasul-Nya, untuk para
pemimpin kaum Muslimin, dan untuk seluruh kaum Muslimin.”
Terjemah Bahasa Inggris + IPA
English:
“Religion is sincere advice.” We asked, “To whom?”
He replied, “To Allah, His Book, His Messenger, the leaders of the Muslims, and
the common people among them.”
IPA:
/rɪˈlɪdʒən ɪz sɪnˈsɪər ədˈvaɪs. wiː ɑːskt, tuː huːm? hiː rɪˈplaɪd, tuː ˈɑːlɑː,
hɪz bʊk, hɪz ˈmɛsɪndʒər, ðə ˈliːdərz əv ðə ˈmʊslɪmz, ænd ðə ˈkɒmən ˈpiːpəl
əˈmʌŋ ðɛm/
Penjelasan
Singkat
Hadis ini menunjukkan bahwa inti agama Islam adalah ketulusan. Nasihat di sini bukan sekadar ucapan, tetapi mencakup keikhlasan hati, kesetiaan, dan kepedulian. Menasihati Allah berarti memurnikan ibadah hanya kepada-Nya, menasihati Kitab-Nya dengan beriman dan mengamalkannya, serta menasihati Rasul-Nya dengan mengikuti sunnahnya.
Adapun nasihat kepada pemimpin dan sesama Muslim berarti menghendaki kebaikan, bukan menjatuhkan atau mempermalukan. Hadis ini mengajarkan bahwa Islam adalah agama yang dibangun di atas kejujuran, tanggung jawab moral, dan kepedulian sosial.
<< Kembali ke halaman utama, 40 hadis Nabi populer lengkap, silahkan klik di sini