Mengapa Banyak Ulama Menyebut Shalawat sebagai Amalan yang Pasti Diterima?

Mengapa Shalawat Menjadi Amalan yang Paling Besar Harapan Diterima?

Rahasia Amalan yang Paling Besar Harapan Diterima: Mengapa Shalawat kepada Nabi Tidak Pernah Sia-Sia?

Pendahuluan

Setiap muslim tentu menginginkan amalnya diterima oleh Allah SWT. Namun, tidak sedikit orang yang merasa khawatir karena ibadahnya masih penuh kekurangan, kurang khusyuk, atau belum mampu dilakukan secara sempurna.

Di tengah berbagai amal yang kita lakukan, para ulama menyebutkan bahwa ada satu amalan yang memiliki keistimewaan luar biasa, yaitu membaca shalawat kepada Nabi Muhammad . Bahkan sebagian ulama menjelaskan bahwa shalawat merupakan amalan yang paling besar harapan diterimanya oleh Allah SWT, karena berkaitan langsung dengan penghormatan kepada manusia yang paling dicintai-Nya, yaitu Rasulullah .

Karena itu, tidak mengherankan jika banyak ulama menganjurkan agar seorang muslim memperbanyak shalawat dalam setiap keadaan; ketika berjalan, bekerja, menunggu, berkendara, bahkan ketika tidak sedang melakukan ibadah khusus sekalipun.

Allah Sendiri Bershalawat kepada Nabi

Keistimewaan shalawat dapat dilihat dari firman Allah SWT:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya:

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."

(QS. Al-Ahzab: 56)

Ayat ini sangat istimewa. Sebelum memerintahkan orang-orang beriman untuk bershalawat, Allah terlebih dahulu mengabarkan bahwa Dia dan para malaikat-Nya telah bershalawat kepada Nabi Muhammad .

Para ulama mengambil pelajaran bahwa amalan yang Allah sendiri menyebutnya, memuliakannya, dan memerintahkannya secara langsung tentu merupakan amalan yang sangat agung di sisi-Nya.

Mengapa Shalawat Sangat Besar Harapan Diterima?

Ketika seseorang berdoa untuk dirinya sendiri, bisa jadi terdapat berbagai penghalang yang menyebabkan doanya tertunda atau belum dikabulkan. Namun ketika ia bershalawat, sesungguhnya ia sedang melaksanakan perintah Allah sekaligus memuliakan Rasulullah .

Karena itulah banyak ulama menjelaskan bahwa shalawat memiliki kedudukan yang berbeda dengan amalan lainnya.

Diriwayatkan dari Imam Abu Sulaiman Ad-Darani ra:

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَسْأَلَ اللَّهَ حَاجَةً فَلْيَبْدَأْ بِالصَّلَاةِ عَلَى النَّبِيِّ ﷺ ثُمَّ يَسْأَلْ حَاجَتَهُ ثُمَّ يَخْتِمْ بِالصَّلَاةِ عَلَى النَّبِيِّ ﷺ، فَإِنَّ اللَّهَ أَكْرَمُ مِنْ أَنْ يَقْبَلَ الطَّرَفَيْنِ وَيَرُدَّ الْوَسَطَ

Artinya:

"Barang siapa ingin memohon suatu kebutuhan kepada Allah, hendaklah ia memulai dengan shalawat kepada Nabi , lalu menyampaikan hajatnya, kemudian menutupnya dengan shalawat kepada Nabi . Sesungguhnya Allah Maha Mulia untuk menerima kedua ujungnya (shalawat) lalu menolak bagian tengahnya (doa)."

Perkataan ini menunjukkan bahwa para ulama memandang shalawat sebagai amalan yang sangat dekat dengan penerimaan Allah.

Shalawat adalah Bentuk Penghormatan kepada Kekasih Allah

Di antara penjelasan yang sangat indah disebutkan oleh para ulama:

الصَّلَاةُ عَلَى النَّبِيِّ ﷺ مَقْبُولَةٌ أَبَدًا، لِأَنَّهَا مِنْ حُقُوقِهِ ﷺ عَلَى أُمَّتِهِ، وَاللَّهُ تَعَالَى لَا يَرُدُّ مَا كَانَ مُتَعَلِّقًا بِحَقِّ حَبِيبِهِ

Artinya:

"Shalawat kepada Nabi senantiasa diterima, karena ia termasuk hak-hak beliau atas umatnya. Dan Allah Ta'ala tidak menolak sesuatu yang berkaitan dengan hak kekasih-Nya."

Makna ini menjelaskan bahwa shalawat bukan sekadar doa biasa. Shalawat adalah bentuk penghormatan, pengagungan, cinta, dan penghargaan kepada Rasulullah .

Jika seseorang memberi penghormatan kepada orang yang dicintai oleh seorang raja, tentu sang raja akan senang dengan penghormatan tersebut. Maka bagaimana mungkin Allah Yang Maha Pemurah menolak penghormatan yang ditujukan kepada hamba-Nya yang paling mulia dan paling dicintai?

Doa Tertahan Sampai Disertai Shalawat

Sayyidina Umar bin Khattab ra berkata:

إِنَّ الدُّعَاءَ مَوْقُوفٌ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ، لَا يَصْعَدُ مِنْهُ شَيْءٌ حَتَّى تُصَلِّيَ عَلَى نَبِيِّكَ ﷺ

Artinya:

"Sesungguhnya doa itu tertahan antara langit dan bumi. Tidak ada yang naik darinya sedikit pun hingga engkau bershalawat kepada Nabimu ."

Karena itulah para ulama selalu menganjurkan agar setiap doa diawali dan diakhiri dengan shalawat.

Bahkan terdapat ungkapan yang sangat terkenal dalam kitab-kitab para ulama:

الصَّلَاةُ عَلَى النَّبِيِّ ﷺ مَقْبُولَةٌ قَطْعًا، وَمَا بَيْنَ الصَّلَاتَيْنِ مَقْبُولٌ تَبَعًا لَهُمَا

Artinya:

"Shalawat kepada Nabi diterima secara pasti. Dan apa yang berada di antara dua shalawat diharapkan ikut diterima karena keduanya."

Walaupun Dibaca Sambil Lalu

Tentu yang paling utama adalah membaca shalawat dengan penuh adab, khusyuk, dan penghayatan. Namun keistimewaan shalawat adalah ia tetap menjadi amal yang bernilai meskipun dibaca dalam berbagai keadaan.

Seseorang dapat bershalawat ketika berjalan kaki, mengendarai kendaraan, menunggu antrean, bekerja, atau beristirahat. Selama ia mengucapkannya dengan hormat dan tidak bermaksud mempermainkan ibadah, maka ia tetap memperoleh pahala dan keberkahannya.

Karena itu para ulama sering menganjurkan agar lisan selalu dibiasakan membaca:

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad.

Kalimat yang ringan diucapkan ini dapat menjadi tabungan pahala yang sangat besar di sisi Allah.

Buah Shalawat yang Dijanjikan Rasulullah

Rasulullah bersabda:

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا

Artinya:

"Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali."

(HR. Muslim)

Maksudnya, Allah akan melimpahkan rahmat, pujian, dan kemuliaan kepadanya sepuluh kali lipat.

Betapa beruntungnya seorang muslim yang membiasakan shalawat di sela-sela aktivitasnya. Dalam waktu yang singkat ia dapat mengumpulkan ribuan shalawat yang menjadi sebab turunnya rahmat Allah.

Penutup

Di antara amalan yang paling mudah namun paling agung adalah shalawat kepada Nabi Muhammad . Para ulama menjelaskan bahwa shalawat memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki banyak amalan lain, karena ia merupakan pelaksanaan perintah Allah sekaligus bentuk penghormatan kepada Rasulullah , kekasih-Nya yang paling mulia.

Karena itu, jangan menunggu waktu luang untuk bershalawat. Basahilah lisan dengan shalawat ketika berjalan, bekerja, mengajar, berdagang, berkendara, atau saat menunggu. Sebab boleh jadi ada banyak amal yang masih diperselisihkan penerimaannya, tetapi shalawat adalah amalan yang oleh para ulama disebut sebagai amal yang paling besar harapan diterima karena terkait langsung dengan penghormatan kepada Nabi Muhammad .

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang banyak bershalawat kepada Rasulullah , memperoleh rahmat-Nya, mendapatkan syafaat beliau, dan dikumpulkan bersama beliau di surga. Aamiin ya Rabbal 'Alamin. 

➡️ Lihat 11 Bacaan Sholawat Masyhur Lengkap: Redaksi Arab, Latin dan Artinya

Catatan Penulisan Arab
Penulisan teks Arab pada blog ini telah disesuaikan dengan kaidah yang benar. Perbedaan tampilan harakat dapat terjadi tergantung perangkat, font, dan browser yang digunakan.

Tentang Bloggem

➡️ POSTINGAN TERPOPULER BLOG INI

CARA MEMBACA IRREGULAR VERBS A-Z | VERB 1 2 3

CARA MEMBACA REGULAR VERBS A-Z | VERB 1 2 3

KAMUS ISTILAH POPULER BAHASA INDONESIA

DAFTAR DALIL AL QUR'AN TENTANG BERBAGAI TEMA

CARA MEMBACA ANGKA DALAM BAHASA INGGRIS LENGKAP

100+ Perintah dan Larangan Allah dalam Al-Qur’an serta Prinsip-Nya

Kisah Nyata & Ajaib di Balik Buku Active Pronunciation

Panduan Membaca Simbol Fonetik Bahasa Inggris (IPA) dan Cara Pengucapannya

MILIKI SEGERA BUKU ACTIVE PRONUNCIATION!! Silahkan KLIK gambar bukunya untuk INFO dan PEMESANAN.

MILIKI SEGERA BUKU ACTIVE PRONUNCIATION!! Silahkan KLIK gambar bukunya untuk INFO dan PEMESANAN.
BUKU ACTIVE PRONUNCIATION - Penyusun: M Haris Shofy A dan Hasbiyallah Nasri. Kampung Inggris Original Product. Tersedia juga di Shopee, Lazada dan toko online lainnya.

➡️ POSTINGAN TERBARU 》 SILAHKAN KLIK


Tentang Bloggem

Bloggem