Surah Al-Waqi’ah: Keutamaan, Cara Mengamalkan untuk Rezeki, dan Doa Lengkap Setelah Membacanya
Rahasia Surah Al-Waqi’ah: Amalan Pembuka Rezeki, Keutamaan, dan Doa Setelah Membacanya
Surah Al-Waqi’ah adalah salah satu surah dalam Al-Qur’an yang
sangat populer diamalkan oleh umat Islam, khususnya di kalangan pesantren dan
warga Nahdlatul Ulama (NU). Surah ini dikenal sebagai “surat pembuka pintu
rezeki” karena banyak ulama menganjurkan membacanya secara rutin.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Surah Al-Waqi’ah,
mulai dari pengertian, keutamaan, cara mengamalkan, hingga doa setelah
membacanya.
Apa Itu Surah Al-Waqi’ah?
Surah
Al-Waqi’ah adalah:
- Surat
ke-56 dalam Al-Qur’an
- Terdiri
dari 96 ayat
- Termasuk
golongan Makkiyah
- “Al-Waqi’ah”
berarti hari kiamat
Isi
utama surah ini menjelaskan tentang:
- Dahsyatnya
hari kiamat
- Pembagian
manusia menjadi tiga golongan
- Balasan
bagi orang beriman dan kafir
Keutamaan Surah Al-Waqi’ah
Berikut beberapa keutamaan yang populer diamalkan di kalangan umat
Islam:
1. Dijauhkan
dari Kemiskinan
Berikut
teks Arab dari hadis yang Anda maksud:
"مَنْ
قَرَأَ سُورَةَ الْوَاقِعَةِ كُلَّ لَيْلَةٍ لَمْ تُصِبْهُ فَاقَةٌ أَبَدًا"
“Barang siapa membaca Surah Al-Waqi’ah setiap malam, maka tidak
akan ditimpa kefakiran.”
Hadis ini memang dinilai lemah oleh sebagian ulama, namun diperbolehkan
diamalkan dalam fadhailul a’mal (keutamaan amal).
2. Pembuka
Pintu Rezeki
Banyak ulama dan kitab amalan menyebutkan bahwa Surah Al-Waqi’ah
adalah:
- Amalan
untuk kelancaran rezeki
- Penarik
keberkahan hidup
3. Menumbuhkan
Keyakinan kepada Akhirat
Surah
ini mengingatkan manusia tentang:
- Hari
pembalasan
- Surga dan
neraka
Sehingga
membuat hati lebih:
- Tunduk
kepada Allah
- Tidak
terlalu cinta dunia
Cara Mengamalkan Surah Al-Waqi’ah (Versi NU & Amalan Umum)
Berikut
tata cara yang banyak diamalkan di pesantren:
1.
Dibaca Setiap Malam
- Waktu
terbaik: setelah Maghrib atau sebelum tidur
- Konsisten
setiap hari
Ini
berdasarkan kebiasaan ulama dan amalan masyarakat muslim, bukan kewajiban.
2.
Dibaca Setelah Shalat
Biasanya
dibaca:
- Setelah
shalat Isya
- Atau
setelah shalat Subuh
3.
Dibaca 1x atau 3x
- 1x: amalan
dasar
- 3x: untuk
hajat tertentu (seperti rezeki)
4.
Ditutup dengan Doa
Setelah
membaca, dianjurkan berdoa:
- Memohon
rezeki halal
- Memohon
kecukupan hidup
Karena
doa adalah intinya (ruh) ibadah
Doa Setelah Membaca Surah Al-Waqi’ah (Versi Pesantren/NU)
اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِحَقِّ
سُوْرَةِ الْوَاقِعَةِ وَأَسْرَارِهَا
أَنْ تُيَسِّرَ لِيْ رِزْقِي كَمَا
يَسَّرْتَهُ لِكَثِيْرٍ مِنْ خَلْقِكَ
يَا اللّٰهُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Latin
Allāhumma innī as’aluka biḥaqqi sūrati al-wāqi‘ah wa asrārihā an
tuyassira lī rizqī kamā yassartahu likatsīrin min khalqika yā Allāhu yā rabbal
‘ālamīn.
Artinya
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan hak Surah Al-Waqi’ah dan
rahasia yang terkandung di dalamnya, agar Engkau mudahkan rezekiku sebagaimana
Engkau telah memudahkan rezeki banyak dari makhluk-Mu. Wahai Allah, Tuhan
seluruh alam.”
Doa Setelah Membaca Surah Al-Waqi’ah (Versi Ijazah Ulama)
Teks
Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مَالًا
كَثِيرًا وَرِزْقًا عَظِيمًا وَنِعْمَةً عَظِيمَةً
وَرَحْمَةً وَاسِعَةً سَابِغَةً مَقْرُونَةً
بِالتَّعْظِيمِ مِنْ غَيْرِ كَدٍّ وَلَا تَعَبٍ
وَلَا مَشَقَّةٍ بِحَقِّ سُورَةِ الْوَاقِعَةِ
وَبِعِزَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
وَشَفَاعَةِ جَمِيعِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ
وَكَرَامَةِ جَمِيعِ الْأَوْلِيَاءِ وَالصَّالِحِينَ
يَا اللَّهُ (٣×) يَا مُحَمَّدُ (٣×) سَرِيعَ
الْإِجَابَةِ
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ
الْأُمِّيِّ
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (٣×)
Bacaan
Latin
Allāhumma innī as’aluka mālan katsīran wa rizqan ‘azhīman wa
ni‘matan ‘azhīmah, wa raḥmatan wāsi‘atan sābighatan maqrunatan bit-ta‘ẓīm min
ghairi kaddin wa lā ta‘ab, wa lā masyaqqah biḥaqqi sūrati al-wāqi‘ah wa
bi‘izzati sayyidinā Muḥammad ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam, wa syafā‘ati jamī‘il
anbiyā’i wal mursalin wa karāmati jamī‘il awliyā’i waṣ-ṣāliḥīn, yā Allāh (3x),
yā Muḥammad (3x), sarī‘al ijābah, wa ṣallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin
an-nabiyyil ummī, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma‘īn, wal-ḥamdu lillāhi rabbil
‘ālamīn (3x).
Terjemahan Bahasa Indonesia
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu harta yang banyak,
rezeki yang agung, dan nikmat yang besar. Serta rahmat yang luas lagi sempurna,
yang disertai kemuliaan, tanpa kesulitan, tanpa kelelahan, dan tanpa kepayahan.
Dengan hak Surah Al-Waqi’ah dan dengan kemuliaan junjungan kami Nabi Muhammad ﷺ, serta dengan syafaat seluruh nabi dan
rasul, dan kemuliaan seluruh wali dan orang-orang saleh. Wahai Allah (3x),
wahai Muhammad (3x), Dzat Yang Maha Cepat Mengabulkan. Semoga shalawat dan
salam tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, nabi yang ummi, beserta
keluarga dan seluruh sahabatnya.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam (3x).
Catatan:
In sya Allah doa ini bisa kita amalkan juga, dengan niat tabarrukan kepada para ulama dan senantiasa mengharapakan ridho Allah SWT.
Catatan
Penting lain (Agar Tetap Sesuai Syariat)
Agar
tetap aman secara syariat:
- Tidak
meyakini sebagai wajib
- Tidak
menganggap pasti kaya tanpa usaha
- Tetap
diiringi:
- ikhtiar
- kerja
- tawakal
Karena
Islam mengajarkan keseimbangan antara: doa + usaha
Penutup
Surah Al-Waqi’ah adalah salah satu amalan yang sangat baik untuk
mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memohon kelapangan rezeki. Meski
sebagian dalilnya tidak semuanya shahih, amalan ini tetap diperbolehkan dalam
ranah keutamaan amal selama tidak menyimpang dari aqidah.
Yang
terpenting adalah:
- istiqamah
- ikhlas
- dan tetap
berusaha
Semoga Allah membuka pintu rezeki kita semua melalui keberkahan
Al-Qur’an.
Referensi
- NU
Online. Keutamaan Membaca Surat Al-Waqi’ah: Selamat dari Kefakiran.
- Okezone
Muslim. Hadis tentang Surat Al-Waqi’ah dan Keutamaannya.
- Liputan6.
Keutamaan Surat Al-Waqi’ah dan Manfaatnya bagi Kehidupan.
- Detik
Hikmah. Keutamaan Surat Al-Waqi’ah sebagai Pembuka Rezeki.
- IDN Times. Doa Setelah Membaca Surat Al-Waqi’ah Lengkap Arab, Latin, dan Arti.
