Kata Serapan Bahasa Indonesia dari Arab, Belanda, Inggris, Sanskerta hingga Jepang (Lengkap dan Mudah Dipahami)
Kata Serapan dalam Bahasa Indonesia: Pengertian, Jenis, dan Contoh Lengkap Berdasarkan Asal Bahasa (A–Z)
Bahasa
Indonesia adalah bahasa yang terbuka dan terus berkembang. Salah satu bukti
keterbukaan tersebut adalah banyaknya kata serapan yang digunakan dalam
kehidupan sehari-hari.
Pengertian Kata Serapan
Kata
serapan adalah kata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa asing atau
bahasa daerah, yang telah disesuaikan dengan kaidah ejaan dan pengucapan bahasa
Indonesia.
Tujuan
penyerapan kata:
- Memperkaya
kosakata
- Mengikuti
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
- Mempermudah
komunikasi internasional
- Mengakomodasi
konsep baru yang belum memiliki padanan
Cara Penyerapan Kata
1. Adopsi:
Mengambil kata secara utuh tanpa perubahan.
- radio
- internet
- film
- hotel
- bank
2. Adaptasi:
Mengubah ejaan agar sesuai kaidah bahasa Indonesia.
- management
→ manajemen
- quality →
kualitas
- technique
→ teknik
- psychology
→ psikologi
- democracy
→ demokrasi
3. Penerjemahan (Pungutan Konsep):
Mengambil makna lalu mencari padanan.
- try out →
uji coba
- background
→ latar belakang
- work shop
→ lokakarya
- download →
unduh
- soft skill
→ keterampilan lunak
Asal Bahasa Kata Serapan
A.
Bahasa Arab
Masuk
melalui penyebaran Islam sejak abad ke-13. Banyak digunakan dalam bidang agama,
hukum, dan sosial.
Contoh:
- Adil:
tidak memihak, memperlakukan semua orang sama.
- Akhir:
bagian paling belakang atau terakhir.
- Akhlak:
tingkah laku atau budi pekerti seseorang.
- Amanah:
sesuatu yang dipercayakan untuk dijaga atau dilakukan dengan jujur.
- Berkah:
kebaikan yang membawa manfaat.
- Doa:
permohonan atau harapan kepada Tuhan.
- Dunia:
kehidupan di bumi sekarang ini.
- Hakim:
orang yang memutuskan perkara di pengadilan.
- Ibadah:
perbuatan untuk menyembah atau taat kepada Tuhan.
- Ilmu:
pengetahuan atau kepandaian tentang sesuatu.
- Iman:
percaya dan yakin kepada Tuhan.
- Jenazah:
tubuh orang yang sudah meninggal.
- Kabar:
berita atau informasi.
- Kursi:
tempat duduk yang biasanya berkaki dan bersandaran.
- Makna:
arti atau maksud dari sesuatu.
- Rezeki:
pemberian Tuhan berupa makanan, uang, kesehatan, dan lainnya.
- Sabar:
tetap tenang dan tidak mudah marah saat menghadapi kesulitan.
- Zakat:
kewajiban memberi sebagian harta kepada yang membutuhkan.
Contoh
Kalimat:
- Kita harus
bersikap adil dalam mengambil keputusan.
- Semoga
usaha ini diberi berkah.
B.
Bahasa Belanda
Pengaruh
kuat akibat penjajahan selama ±350 tahun.
Contoh:
- Apotek:
tempat membeli obat.
- Asbak:
tempat untuk membuang abu rokok.
- Bensin:
bahan bakar untuk kendaraan bermotor.
- Biskuit:
makanan ringan kering dan manis atau gurih.
- Bioskop:
tempat menonton film di layar besar.
- Brankas:
lemari besi untuk menyimpan uang atau barang berharga.
- Handuk:
kain untuk mengeringkan badan setelah mandi.
- Kantor:
tempat orang bekerja mengurus administrasi atau urusan resmi.
- Kualitas:
mutu atau tingkat baik buruknya sesuatu.
- Polisi:
petugas yang menjaga keamanan dan ketertiban.
- Resleting:
alat untuk membuka dan menutup pakaian atau tas (zip).
- Risiko:
kemungkinan terjadinya kerugian atau bahaya.
- Setir:
alat untuk mengendalikan arah kendaraan.
- Universitas:
sekolah tinggi tempat belajar setelah SMA.
- Wortel:
sayuran berwarna oranye yang tumbuh di dalam tanah.
Contoh
Kalimat:
- Ia membeli
obat di apotek.
- Ayah
bekerja di kantor kabupaten.
C.
Bahasa Inggris
Penyumbang
terbesar di era modern, terutama bidang teknologi dan bisnis.
Contoh:
- Akses:
jalan atau cara untuk masuk atau menggunakan sesuatu.
- Aplikasi:
program atau perangkat lunak untuk melakukan tugas tertentu.
- Desain:
rancangan atau bentuk yang direncanakan.
- Diskon:
potongan harga.
- Editor:
orang yang mengedit atau memperbaiki tulisan, gambar, atau video.
- Ekspor:
menjual barang ke luar negeri.
- File:
berkas atau dokumen (biasanya dalam komputer).
- Global:
mendunia atau mencakup seluruh dunia.
- Ide:
gagasan atau pikiran tentang sesuatu.
- Komputer:
alat elektronik untuk mengolah data dan informasi.
- Manajemen:
cara mengatur atau mengelola sesuatu.
- Proyek:
pekerjaan atau kegiatan yang direncanakan untuk tujuan tertentu.
- Sistem:
susunan atau cara kerja yang teratur.
- Teknologi:
alat atau metode hasil perkembangan ilmu pengetahuan.
- Video:
rekaman gambar bergerak yang bisa ditonton.
- Workshop:
pertemuan atau pelatihan untuk belajar suatu keterampilan.
- Zona:
wilayah atau area tertentu.
Contoh
Kalimat:
- Sekolah
menggunakan sistem digital.
- Ia ahli
dalam bidang desain grafis.
D.
Bahasa Jepang
Masuk
melalui budaya populer dan hubungan ekonomi.
Contoh:
- Anime:
film atau animasi kartun khas Jepang.
- Karate:
olahraga bela diri dari Jepang.
- Kimono:
pakaian tradisional Jepang.
- Samurai:
prajurit Jepang pada zaman dahulu.
- Tsunami:
gelombang laut besar akibat gempa di laut.
- Bonsai:
tanaman yang dibuat kecil dalam pot dengan cara khusus.
- Dojo:
tempat latihan bela diri.
- Sushi:
makanan Jepang dari nasi dan lauk seperti ikan atau sayur.
- Origami:
seni melipat kertas menjadi berbagai bentuk.
Contoh
Kalimat:
- Anak-anak
menyukai film anime.
- Indonesia
pernah mengalami tsunami besar.
E.
Bahasa Latin
Banyak
digunakan dalam istilah ilmiah, hukum, dan kedokteran.
Contoh:
- Data:
kumpulan informasi atau fakta.
- Nota:
catatan atau bukti pembayaran.
- Agenda:
daftar rencana kegiatan.
- Alumni:
orang yang sudah lulus dari sekolah atau kampus.
- Formula:
rumus atau cara tertentu untuk membuat sesuatu.
- Radius:
jarak dari pusat lingkaran ke tepinya.
- Maksimum:
jumlah atau nilai paling besar.
- Minimum:
jumlah atau nilai paling kecil.
- Status:
keadaan atau kedudukan seseorang atau sesuatu.
- Virus:
kuman sangat kecil yang dapat menyebabkan penyakit.
Contoh
Kalimat:
- Semua data
harus dikumpulkan.
- Ia adalah alumni
universitas tersebut.
F.
Bahasa Portugis
Masuk
abad ke-16 melalui perdagangan.
Contoh:
- Gereja:
tempat ibadah umat Kristen.
- Jendela:
bagian dinding yang bisa dibuka untuk masuk cahaya dan udara.
- Meja:
perabot berkaki dengan permukaan datar untuk menaruh barang.
- Mentega:
bahan makanan dari susu, biasanya untuk olesan roti atau memasak.
- Sepatu:
alas kaki yang menutup seluruh kaki.
- Boneka:
mainan berbentuk manusia atau hewan.
- Sabun:
bahan untuk membersihkan badan atau benda saat mandi atau mencuci.
- Bendera:
kain berwarna atau bergambar sebagai lambang negara atau organisasi.
Contoh
Kalimat:
- Buku itu
ada di atas meja.
- Ia membeli
sepatu baru.
G.
Bahasa Sansekerta
Masuk
melalui pengaruh Hindu-Buddha.
Contoh:
- Agama:
ajaran atau kepercayaan tentang Tuhan dan cara beribadah.
- Aksara:
huruf atau tulisan.
- Bahasa:
alat komunikasi berupa kata-kata.
- Desa:
wilayah tempat tinggal yang lebih kecil dari kota.
- Jiwa:
roh atau batin manusia.
- Pustaka:
buku atau kumpulan buku.
- Raja:
pemimpin tertinggi dalam kerajaan.
- Surga:
tempat bahagia di akhirat menurut ajaran agama.
- Karya:
hasil pekerjaan atau ciptaan seseorang.
- Bangsa:
kelompok manusia yang memiliki kesamaan asal atau budaya.
- Wanita:
perempuan dewasa.
- Putra:
anak laki-laki.
- Putri:
anak perempuan.
Contoh
Kalimat:
- Indonesia
memiliki banyak bangsa dan budaya.
- Setiap
manusia memiliki jiwa.
H.
Bahasa Tiongkok (Cina)
Masuk
melalui perdagangan dan interaksi budaya.
Contoh:
- Bakso:
makanan berbentuk bulat dari daging yang digiling.
- Kecap:
saus cair berwarna gelap atau manis untuk bumbu masakan.
- Teko:
wadah untuk menyeduh dan menuang air atau teh.
- Tahu:
makanan dari kacang kedelai yang berwarna putih dan lembut.
- Toge:
sayuran dari kecambah kacang hijau.
- Mi:
makanan dari adonan tepung berbentuk panjang seperti tali.
- Loteng:
ruang di bagian atas rumah, tepat di bawah atap.
- Tauge:
kecambah kacang (sama dengan toge).
- Pisau:
alat tajam untuk memotong. (Asal katanya masih diperdebatkan oleh para
ahli bahasa.)
- Cukong:
orang yang memberi modal atau mendanai usaha orang lain.
Contoh
Kalimat:
- Ibu
memasak mi goreng.
- Air panas
dituangkan ke dalam teko.
I.
Bahasa Yunani
Banyak
digunakan dalam istilah ilmu pengetahuan dan filsafat.
Contoh:
- Demokrasi:
sistem pemerintahan yang memberi rakyat hak untuk memilih pemimpin.
- Politik:
cara atau kegiatan mengatur pemerintahan dan negara.
- Ekonomi:
kegiatan mengatur keuangan, produksi, dan kebutuhan hidup.
- Teater:
pertunjukan drama di panggung.
- Musik:
seni bunyi yang teratur dan enak didengar.
- Filosofi
(Filsafat): pemikiran mendalam tentang kehidupan dan
kebenaran.
- Geografi:
ilmu tentang bumi dan wilayahnya.
- Astronomi:
ilmu tentang benda-benda langit seperti bintang dan planet.
- Biologi:
ilmu tentang makhluk hidup.
Contoh
Kalimat:
- Indonesia
menganut sistem demokrasi.
- Ia belajar
biologi di sekolah.
J.
Bahasa Prancis
Masuk melalui dunia kuliner, seni, dan mode.
Contoh:
- Butik:
toko kecil yang menjual pakaian atau barang mode khusus.
- Restoran:
tempat makan yang menyediakan makanan dan minuman untuk dibeli.
- Salon:
tempat untuk merawat rambut atau kecantikan.
- Parfum:
cairan wangi untuk tubuh atau pakaian.
- Etiket:
aturan sopan santun dalam pergaulan.
- Trotoar:
jalur khusus untuk pejalan kaki di tepi jalan.
- Tiket: tanda bukti untuk masuk atau menggunakan suatu layanan (misalnya kereta, bioskop).
- Brosur: lembaran informasi tentang produk, jasa, atau kegiatan.
- Ia membeli
baju di butik.
- Kita makan
malam di restoran.
Mengapa Kata Serapan Penting?
- Menunjukkan
sejarah interaksi Indonesia dengan dunia
- Membantu
perkembangan ilmu pengetahuan
- Menjadikan
bahasa Indonesia fleksibel dan modern
- Memudahkan
komunikasi global
Kesimpulan
Kata
serapan adalah bagian penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. Dari bahasa
Arab hingga Jepang, dari Sansekerta hingga Yunani, semuanya memperkaya kosakata
kita.
Bahasa
Indonesia bukan bahasa yang tertutup, melainkan bahasa yang adaptif dan terus
berkembang mengikuti zaman.
Semoga artikel ini membantu menambah wawasan kebahasaan Anda. Jika Anda seorang guru atau pelajar, materi ini sangat cocok untuk referensi pembelajaran Bahasa Indonesia.
100+ Contoh Kata Serapan Tambahan
dalam Bahasa Indonesia
A.
Bahasa Arab (Tambahan)
- Abadi:
kekal, tidak berakhir.
- Absen:
tidak hadir.
- Adat:
kebiasaan atau aturan tradisional suatu daerah.
- Akal:
kemampuan berpikir.
B.
Bahasa Belanda (Tambahan)
- Administrasi:
kegiatan mengatur dan mencatat urusan.
- Advokat:
pengacara atau pembela hukum.
- Arsip:
dokumen atau surat yang disimpan.
- Balkon:
bagian rumah yang menonjol ke luar di lantai atas.
C.
Bahasa Inggris (Tambahan)
- Akun:
identitas pengguna pada suatu layanan (misalnya media sosial).
- Atlet:
orang yang berlatih dan bertanding dalam olahraga.
- Bisnis:
kegiatan usaha untuk mendapatkan keuntungan.
- Brand:
merek atau nama dagang suatu produk.
D.
Bahasa Sansekerta (Tambahan)
- Artha:
harta atau kekayaan.
- Asrama:
tempat tinggal bersama, biasanya untuk pelajar.
- Bahaya:
sesuatu yang dapat menimbulkan celaka.
- Cakra:
roda atau lingkaran.
E.
Bahasa Portugis (Tambahan)
- Almari
(lemari): tempat menyimpan pakaian atau barang.
- Anggur:
buah kecil berbentuk bulat, bisa dimakan atau dibuat minuman.
- Bangku:
tempat duduk panjang tanpa sandaran (atau kursi sederhana).
- Biola:
alat musik berdawai yang dimainkan dengan digesek.
F.
Bahasa Tiongkok (Tambahan)
- Angpao:
amplop berisi uang yang diberikan saat perayaan tertentu.
- Bakmi:
mi berbahan tepung yang biasanya disajikan dengan daging atau sayur.
- Capcai:
masakan berisi berbagai macam sayuran.
- Cawan:
mangkuk kecil untuk minum teh atau kopi.
G.
Bahasa Jepang (Tambahan)
- Bento:
bekal makanan khas Jepang yang disusun rapi dalam kotak.
- Futon:
kasur tipis khas Jepang yang digelar di lantai.
- Haiku:
puisi pendek khas Jepang dengan pola tertentu.
- Judo:
olahraga bela diri dari Jepang.
H.
Bahasa Latin (Tambahan)
- Akademi:
lembaga pendidikan khusus.
- Arbitrase:
penyelesaian masalah melalui pihak ketiga yang netral.
- Artikel:
tulisan tentang suatu topik.
- Bonus:
tambahan hadiah atau uang di luar yang biasa diterima.
I.
Bahasa Yunani (Tambahan)
- Analisis:
penguraian suatu masalah untuk dipahami lebih jelas.
- Anatomi:
ilmu tentang susunan tubuh makhluk hidup.
- Aritmetika:
ilmu hitung dasar seperti tambah, kurang, kali, bagi.
- Astronomi:
ilmu tentang benda-benda langit seperti bintang dan planet.
J.
Bahasa Prancis (Tambahan)
- Apartemen:
tempat tinggal di gedung bertingkat yang terdiri dari beberapa unit.
- Baguette:
roti panjang khas Prancis.
- Balet:
seni tari klasik dengan gerakan lembut dan teratur.
- Dekorasi:
hiasan untuk memperindah ruangan atau tempat.
Catatan Penting
Tidak
semua kata serapan mengalami perubahan bentuk. Ada yang:
- Tetap sama
(adopsi)
- Berubah
ejaan (adaptasi)
- Diterjemahkan
konsepnya
Bahasa
Indonesia terus berkembang, sehingga daftar kata serapan juga akan terus
bertambah seiring perkembangan zaman.
📚 Daftar Referensi
- Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI) Edisi Kelima. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia.
- Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2015). Pedoman Umum Ejaan Bahasa
Indonesia (PUEBI). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia.
- Kridalaksana,
Harimurti. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka
Utama.
- Keraf,
Gorys. (2004). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka
Utama.
- Chaer,
Abdul. (2014). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
- Alwi,
Hasan, dkk. (2017). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Keempat).
Jakarta: Balai Pustaka.
- Pusat
Bahasa. (2008). Kamus Kata Serapan. Jakarta: Pusat Bahasa,
Departemen Pendidikan Nasional.
- Poerwadarminta,
W.J.S. (2007). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
- Hadi,
Sutrisno. (2011). Metodologi Research Jilid 1. Yogyakarta: Andi.
(Sebagai rujukan umum dalam penulisan ilmiah dan sistematika penyajian
materi bahasa).
- Verhaar, J.W.M. (2012). Asas-Asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring: https://kbbi.kemdikbud.go.id
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa: https://badanbahasa.kemdikbud.go.id
